Ketika aku tak mencarimu cinta, apa kau akan mencari aku?
Hmm, bukan, bukan.
Yang paling simpel,
Apa kau bahkan memikirkan aku, bertanya mengapa aku hilang kabar tak mencari?
Sedikit saja terbesit pikiran tentangku itu lebih dari cukup.
Tak, aku tak berharap banyak. Kau tahu cinta? Aku bahkan mulai pintar menyadari, Allah pemegang harapan terpercaya.
Aku bahkan mencoba membiarkan diri tak berusaha menanyakan kabarmu. Agar hati ini terbiasa.
Walau tanya selalu memuncak aku bahkan sehebat itu memendamnya untuk tak menghubungimu.
Walau terkadang aku tak kuasa merindu dan bercakap lagi denganmu.
Karena aku tahu sang pemegang harap tak pernah berbohong-akan-apa-itu takdir baik.
Karena aku tahu jika skenario aku dan kau sudah dibuat bahkan jauh sebelum bumi ini dibentuk.
Karena itu aku memilih berusaha tak memintamu selalu berjanji akan pertemuan kita.
Karena itu aku menyadari jarak antara raga kita tak perlu dihiraukan lagi.
Karena itu aku tak henti menyetor harap pada sang pemegang harap.
Kramat Jati, 08 Juli 2016
22.43 WIB
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar