Tidak ada yang pernah ku ketahui tentangmu, takdir tertulisku.
Sekarang ini aku masih banyak menghabiskan waktu untukku dan keluargaku.
Tapi nanti, aku akan menghabiskan waktuku denganmu, seperti bersama keluargaku.
Sayang, takdirku, aku mendoakanmu.
Segala urusanmu agar dipermudah dan selalu bermanfaat.
Harapanmu segera terlaksana.
Dijauhkan dari bencana, dikuatkan ketika diuji.
Aku selalu sabar menantimu, sambil berusaha terus memperbaiki diri.
Aku bukan perempuan tanpa cela.
Aku memiliki banyak kekurangan yang perlu diperbaiki.
Aku manusia yang perlu mengoreksi diri, bermuhasabah.
Semoga perjalanan panjang kita untuk bertemu di hari yang telah ditentukan selalu dalam tuntunan-Nya.
Semogaku akan selalu mendampingimu, sayangku.
Jagalah diri dan hatimu dengan baik.
Aku pun melakukan yang sama.
Salam sayang,
Takdir tertulismu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar