Rabu, 04 April 2018

Umur Seiring dengan Daya Nalar

Umur kita sudah berapa? Hidup lebih dari 10 tahun? 20 tahun? Atau bahkan lebih dari itu? Bertambahnya umur, pasti bertambah juga daya nalar dan pengalaman. Tidak perlu dihitung berapa kali pengalaman pahitnya, pasti sangat banyak. Pengalaman pahit bisa dari apa saja. Misal target yang tertunda atau tidak tercapai, atau bahkan dari hal sepele yang tak terbayang efeknya  menjadi masalah.

Umur sudah dua digit seharusnya lebih baik dalam menyelesaikan masalah. Bukan malah menambahnya walau niatnya mencari solusi. Bahkan seringnya menyalahkan bertubi-tubi sampai puluhan kalimat, tanpa satu kalimat solusi terucap. Salah kaprah. Sibuk mencaci masalah tanpa ada tindakan memperbaiki.

Maunya tak ada masalah? Tidak mungkin! Sampai kapan pun masalah akan selalu ada. Masalah ada pertanda bahwa banyak yang kita kerjakan. Tapi bukan berarti mengerjakan hal yang akan menjadi masalah. Kembali lagi ke daya nalar umur dua digit, pasti menghindari masalah.

Nah, umur bertambah seiring dengan bertambahnya daya nalar. Jangan lupa berusaha melakukan sesuatu sesuai aturan. Masalah hanya penghambat sesaat jika solusi segera dicari. Semangat memperbaiki diri dan sikap.

#NOTETOSELF #SELFREMINDER

Kramat Jati, 04 April 2018
23.40 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About me

Pengikut

Total Tayangan Halaman

top social

top navigation

Cari Blog Ini

Pages

Like us on Facebook