Rabu, 03 Mei 2017

Aku Tidak Tahu

Sungguh aku tak tahu bagaimana bisa rasa ini ada. Mencintaimu yang bahkan belum pernah sekali pun berjumpa. Tidak mungkin rasa ini salah,  karena aku begitu merasakan betapa penuhnya hatiku terisi olehmu. Ya,  aku tidak tahu, mengapa masih terus menjadikanmu favorit di hati ini.

Memikirkan tentangmu tak pernah membuatku bosan. Aku malah menikmatinya. Walau terkadang pikiran-pikiranku tentangmu membuatku resah, apa kamu juga merasakan hal yang sama? Apa kamu menaruhku di hatimu barang sedikit? Ya,  aku tidak tahu,  dan tetap memilihmu untuk menetap di hati ini.

Kramat Jati, 04 Mei 2017
00.13 WIB

Sabtu, 05 November 2016

Kebaikan

Anakku, berbuat baiklah meski engkau bisa berbuat hal tak baik.
Masih banyak diluar sana yang membutuhkan kebaikan dari sesamanya.
Janganlah bosan mengingatkan untuk melakukan hal baik, nak.
Kewajibanmu adalah mengingatkan. Berusahalah menghiraukan rasa kesalmu.
Ya, kesal saat ajakanmu tak didengarkan mereka.

Ketahuilah, kebaikan selalu ada diposisi yang lurus, nak.
Lurus dari semua belokan yang ada. Bermuara pada jalan yang satu.
Kebaikan yang terus-menerus pasti bisa meluluhkan hati yang mengabaikannya.
Kebaikan memang tak selalu mudah dilakukan, nak. Semua orang mengetahuinya.

Tetapi saat kau melakukan hal baik, hatimu akan damai, nak.
Banyak orang yang menginginkan kedamaian hati.
Kebaikan adalah salah satu jalannya, nak. Lakukanlah hal baik.
Untuk hatimu, sesamamu, dan makhluk yang ada di bumi ini.



Jaga sikap dan lisan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya”.
[Bukhari no. 6018, Muslim no. 47]


Efeknya besar sekali dari menjaga lisan. Walaupun memang terkadang sulit mengendalikan jika sedang terpengaruh ego dan emosi. Kepada tamu dan tetangga pun mesti berbuat baik. Itu semua karena kita hidup bersama yang lainnya. Kita makhluk sosial yang memerlukan makhluk lain.
Mencegah memang selalu lebih baik.

Selasa, 01 November 2016

Malam ini

malam ini, kembali aku bertanya
masih dengan alasan yang sama
malam ini, mungkin tak seindah malam yang akan datang
malam ini, aku bersimpuh pada-MU Ya Rabb
memohon ampunan dari segala perbuatan
malam ini, aku hanya berharap semua pasti akan kucapai

Senin, 22 Agustus 2016

Mom quote's

Ikhlaskan dan maafkanlah, maka hatimu akan damai.
- Mom

Jangan terlalu berharap pada apapun kecuali berharap pada Allah.
-Mom

Jadi manusia itu harus yang bermanfaat untuk sesama, Mi.
Kamu harus bisa gak nyusahin orang lain. Jangan deh pokoknya.
-Mom

Kalau masak tuh racik pake bumbu asli aja.
Kalo pake bumbu jadi kayak ada yang kurang rasanya.
Kamu juga jadi anak itu mesti jujur, asli, ga perlu ditutupin.Gausah pake topeng.
Orang yang kenal kamu mesti ngerasa kurang apa gitu kalo kamu nutupin aslinya kamu.
-Mom

Selasa, 26 Juli 2016

ANGANKU


aku bilang ini rasa, namun kau bilang itu hanya angan
angan yang seperti apa? tak ada angan yang nyata seperti ini
jika ini memang hanya angan, terlampau tinggi angan yang ku miliki

Jumat, 08 Juli 2016

Kabarku

Ketika aku tak mencarimu cinta, apa kau akan mencari aku?
Hmm, bukan, bukan.

Yang paling simpel,
Apa kau bahkan memikirkan aku, bertanya mengapa aku hilang kabar tak mencari?

Sedikit saja terbesit pikiran tentangku itu lebih dari cukup.

Tak, aku tak berharap banyak. Kau tahu cinta? Aku bahkan mulai pintar menyadari, Allah pemegang harapan terpercaya.

Aku bahkan mencoba membiarkan diri tak berusaha menanyakan kabarmu. Agar hati ini terbiasa.

Walau tanya selalu memuncak aku bahkan sehebat itu memendamnya untuk tak menghubungimu.

Walau terkadang aku tak kuasa merindu dan bercakap lagi denganmu.

Karena aku tahu sang pemegang harap tak pernah berbohong-akan-apa-itu takdir baik.

Karena aku tahu jika skenario aku dan kau sudah dibuat bahkan jauh sebelum bumi ini dibentuk.

Karena itu aku memilih berusaha tak memintamu selalu berjanji akan pertemuan kita.

Karena itu aku menyadari jarak antara raga kita tak perlu dihiraukan lagi.

Karena itu aku tak henti menyetor harap pada sang pemegang harap.

Kramat Jati, 08 Juli 2016
22.43 WIB

About me

Pengikut

Total Tayangan Halaman

top social

top navigation

Cari Blog Ini

Pages

Like us on Facebook